ROAS itu apa? Arti, Rumus, dan Cara Menghitungnya
Disebut juga: Return on Ad Spend, ROAS iklan, return on adspend
Penjelasan singkat
ROAS adalah perbandingan antara pendapatan yang datang dari iklan dan biaya iklan yang Anda keluarkan. ROAS 4 berarti setiap Rp 1.000 biaya iklan menghasilkan Rp 4.000 pendapatan. Angka ini mengukur hasil kotor iklan, bukan laba bersih.
Rumus
ROAS = Pendapatan dari Iklan / Biaya Iklan
Contoh
Biaya iklan Rp 5.000.000 menghasilkan penjualan Rp 20.000.000. ROAS = 20.000.000 / 5.000.000 = 4 (atau 400%).
Cara sederhana memahaminya
Anggap iklan sebagai mesin penjual. Anda memasukkan Rp 1.000 dan mesin mengeluarkan sejumlah uang. ROAS adalah jumlah yang keluar dibagi jumlah yang masuk.
ROAS 1 berarti mesin mengembalikan uang Anda, tidak lebih. ROAS di bawah 1 berarti iklan mengambil uang lebih banyak daripada yang ia hasilkan.
Cara menghitungnya
| Bulan | Biaya iklan | Pendapatan dari iklan | ROAS |
|---|---|---|---|
| Juli | Rp 10.000.000 | Rp 32.000.000 | 3,2 |
| Agustus | Rp 15.000.000 | Rp 39.000.000 | 2,6 |
| September | Rp 15.000.000 | Rp 66.000.000 | 4,4 |
Pada Agustus biaya naik tetapi pendapatan tidak naik sebanding. ROAS turun. Angka ini menangkap masalah itu lebih cepat daripada melihat pendapatan saja.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai ROAS sebagai ukuran laba. ROAS memakai pendapatan kotor. Laba baru muncul setelah harga pokok, ongkos kirim, dan biaya operasional dipotong.
- Membandingkan ROAS antar bisnis. Toko fashion dan klinik gigi punya margin berbeda, jadi batas ROAS sehat keduanya berbeda.
- Mengejar ROAS tertinggi. ROAS paling tinggi biasanya datang dari audiens paling kecil, misalnya pelanggan lama. Jika Anda hanya mengejar ROAS, volume penjualan berhenti tumbuh.
- Menghitung ROAS dari data yang bocor. Jika separuh konversi tidak pernah sampai ke platform iklan, ROAS yang Anda lihat lebih rendah daripada kenyataan.
Kaitannya dengan pelacakan konversi
ROAS hanya seakurat data konversi yang masuk. Penjualan yang terjadi di WhatsApp, di telepon, atau di toko fisik tidak terlihat oleh platform iklan sampai ada yang mengirimkannya kembali. Konektor menangkap identitas klik iklan lalu mengirim konversi yang terjadi kemudian, sehingga ROAS yang Anda lihat lebih dekat ke penjualan nyata.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa ROAS yang bagus?
- Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua bisnis. ROAS yang bagus adalah ROAS di atas break-even ROAS Anda. Bisnis dengan margin 25% perlu ROAS di atas 4 hanya untuk balik modal. Bisnis dengan margin 70% sudah untung pada ROAS 1,5.
- Apa bedanya ROAS dan ROI?
- ROAS memakai pendapatan kotor dan hanya menghitung biaya iklan. ROI memakai laba dan menghitung seluruh biaya, termasuk produk, ongkos kirim, dan gaji tim. ROAS 4 bisa berarti ROI negatif jika margin produk Anda tipis.
- Kenapa ROAS di platform iklan berbeda dengan ROAS di laporan saya?
- Platform iklan menghitung konversi yang bisa ia klaim, di dalam jendela atribusinya sendiri. Laporan internal Anda menghitung transaksi nyata. Selisih itu normal. Yang penting Anda memakai satu angka secara konsisten untuk mengambil keputusan.
Istilah terkait
Panduan Konektor
Angka iklan Anda hanya seakurat data yang masuk
Konektor menangkap Click ID dan mengirim konversi yang terjadi di WhatsApp, telepon, atau toko fisik kembali ke platform iklan.
