Funnel & StrategiNurturing
Nurturing itu apa? Cara Merawat Lead sampai Siap Membeli
Disebut juga: lead nurturing, merawat lead, pemanasan lead
Penjelasan singkat
Nurturing adalah proses merawat lead yang belum siap membeli, dengan pesan berkala yang berguna, sampai dia siap. Tujuannya bukan menutup penjualan hari ini, tetapi memastikan Anda yang dia ingat saat dia siap membeli.
Cara sederhana memahaminya
Sebagian besar lead tidak menolak Anda. Mereka hanya belum siap. Nurturing adalah tetap hadir dengan sopan sampai waktunya tiba.
Yang berguna dan yang mengganggu
| Berguna | Mengganggu |
|---|---|
| Menjawab pertanyaan yang sering muncul | "Sudah dipikirkan belum, Kak?" |
| Studi kasus dari bisnis yang mirip | Pesan yang sama berulang kali |
| Pengingat sebelum promo berakhir | Pesan tengah malam |
| Panduan yang bisa dipakai walau tidak membeli | Meminta balasan tanpa memberi apa pun |
Yang perlu dicatat
Nurturing hanya bisa diukur jika setiap lead punya status dan tanggal kontak terakhir. Tanpa itu, Anda tidak tahu siapa yang perlu disapa dan siapa yang sudah terlalu sering disapa.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Kanal apa yang paling efektif untuk nurturing?
- Kanal tempat pelanggan Anda benar-benar membaca. Di Indonesia WhatsApp sering mengalahkan email. Yang menentukan bukan kanalnya, tetapi apakah pesan Anda berguna atau hanya mengganggu.
- Seberapa sering saya harus mengirim pesan?
- Cukup sering agar diingat, cukup jarang agar tidak diblokir. Untuk produk yang keputusannya beberapa minggu, satu sampai dua pesan berguna per minggu masuk akal.
- Bagaimana tahu nurturing saya berhasil?
- Lihat berapa persen lead lama yang akhirnya menjadi menang, dan berapa lama waktunya. Jika angka itu naik sementara jumlah lead baru tetap, nurturing Anda bekerja.
Istilah terkait
Panduan Konektor
Angka iklan Anda hanya seakurat data yang masuk
Konektor menangkap Click ID dan mengirim konversi yang terjadi di WhatsApp, telepon, atau toko fisik kembali ke platform iklan.
