CPL itu apa? Arti, Rumus, dan Bedanya dengan CPA
Disebut juga: Cost per Lead, biaya per lead, CPL iklan
Penjelasan singkat
CPL adalah biaya iklan yang Anda keluarkan untuk mendapat satu lead, yaitu satu orang yang meninggalkan kontak atau memulai percakapan. CPL Rp 15.000 berarti setiap satu calon pembeli baru menelan biaya iklan Rp 15.000.
Rumus
CPL = Biaya Iklan / Jumlah Lead
Contoh
Biaya iklan Rp 3.000.000 menghasilkan 200 chat WhatsApp masuk. CPL = 3.000.000 / 200 = Rp 15.000 per lead.
Cara sederhana memahaminya
CPL adalah harga satu nomor telepon yang mau diajak bicara. Harga itu murah atau mahal hanya jika dibandingkan dengan berapa banyak dari nomor itu yang akhirnya membeli.
Kenapa CPL saja menyesatkan
| Kampanye | CPL | Closing rate | CPA nyata |
|---|---|---|---|
| A | Rp 10.000 | 3% | Rp 333.000 |
| B | Rp 30.000 | 20% | Rp 150.000 |
Kampanye A terlihat tiga kali lebih murah. Kampanye B sebenarnya dua kali lebih menguntungkan.
Yang harus dilacak bersama CPL
- Closing rate per sumber iklan, supaya Anda tahu lead mana yang berkualitas.
- Nilai transaksi per lead, supaya lead kecil dan lead besar tidak dihitung sama.
- Status lead yang bergerak dari baru sampai menang, supaya CPL bisa disambungkan ke CPA.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa bedanya CPL dan CPA?
- CPL berhenti di lead. CPA lanjut sampai konversi yang Anda tetapkan, biasanya pembelian. Jika 200 lead menghasilkan 20 pembelian, CPL Rp 15.000 berarti CPA Rp 150.000.
- CPL saya murah tapi tidak ada penjualan. Kenapa?
- CPL murah bisa berarti Anda menarik orang yang tertarik pada hadiah atau diskon, bukan pada produk. Periksa closing rate per kampanye. Kampanye dengan CPL lebih mahal sering menghasilkan laba lebih besar.
- Berapa CPL yang bagus?
- CPL yang bagus adalah CPL yang, setelah dikali kebalikan closing rate Anda, tetap di bawah laba kotor per penjualan. Hitung dari belakang: mulai dari laba, bukan dari CPL pesaing.
Istilah terkait
Panduan Konektor
Angka iklan Anda hanya seakurat data yang masuk
Konektor menangkap Click ID dan mengirim konversi yang terjadi di WhatsApp, telepon, atau toko fisik kembali ke platform iklan.
