LinkedIn

Software Tracking Iklan LinkedIn dengan Konektor.id

Konektor.id adalah software tracking iklan LinkedIn untuk lead yang closing di WhatsApp. Konektor.id menyimpan li_fat_id dari klik iklan LinkedIn yang masuk lewat landing page. Saat status lead berubah, Konektor.id mengirim konversi ke satu aturan konversi LinkedIn lewat Conversions API. Alur ini lebih cocok untuk B2B dengan siklus penjualan panjang.

Mulai Rp199.000/bulan. Uji coba 14 hari.

Apa masalah tracking iklan LinkedIn ke WhatsApp?

Penjualan B2B jarang selesai dalam satu kunjungan. Seorang pengambil keputusan melihat iklan, membuka halaman Anda, lalu mengirim pesan WhatsApp. Pembahasan harga, penawaran, dan persetujuan internal berjalan berminggu-minggu di chat.

Insight Tag di website melihat halaman yang dibuka dan aksi yang terjadi di website. LinkedIn mengenal orang yang mampir, tetapi tidak tahu siapa yang akhirnya menandatangani kontrak di chat. Laporan kampanye Anda berhenti di klik atau di chat pertama.

LinkedIn juga menjelaskan batasnya sendiri. Menurut dokumentasi LinkedIn, konversi hanya bisa diatribusikan ke anggota yang berhasil dicocokkan dengan data konversi itu. Karena itu setiap konversi perlu membawa penanda yang bisa dicocokkan, dan penanda itu harus sudah tersimpan saat percakapan dimulai.

Halaman ini menjelaskan apa yang dikerjakan Konektor.id untuk iklan LinkedIn, apa yang tidak dikerjakannya, dan siapa yang cocok memakainya. Halaman ini juga jujur soal satu hal: alur ini dibuat untuk lead yang closing di WhatsApp, jadi tidak semua bisnis LinkedIn akan cocok.

Contoh fiktif

Bayangkan perusahaan bernama Kantor Contoh yang menjual langganan sistem absensi untuk pabrik. Nama dan angka di bawah ini fiktif.

Bu Sari, kepala operasional sebuah pabrik, menekan iklan LinkedIn Kantor Contoh. LinkedIn menambahkan li_fat_id ke alamat landing page. Bu Sari menekan tombol WhatsApp di halaman itu. Konektor.id menyimpan li_fat_id pada lead barunya.

Tim sales menjawab pertanyaan teknis, lalu mengubah status Bu Sari menjadi Berkualitas. LinkedIn menerima satu konversi. Enam minggu kemudian pabrik itu menandatangani kontrak Rp48.000.000. Sales mengubah status menjadi Closing dan mengisi Nilai closing. LinkedIn menerima konversi kedua beserta nilainya.

Bagaimana Konektor.id melacaknya?

Jalur iklan ke landing page berjalan dalam enam tahap.

  1. Orang menekan iklan LinkedIn. Bila Enhanced conversion tracking menyala, LinkedIn menambahkan li_fat_id ke alamat tujuan.
  2. Script tracking di landing page menyimpan li_fat_id dan parameter UTM di browser, lalu menambahkan kode pengunjung ke link WhatsApp.
  3. Tombol Link WhatsApp ditekan. Konektor.id membuat lead Baru dan menyimpan li_fat_id pada lead itu.
  4. Pesan berkode [K-XXXX] masuk ke nomor Anda. Kode itu mencocokkan chat dengan lead yang sama.
  5. Tim atau aturan otomatis mengubah status lead. Tiap perubahan membaca tabel Event per status lead.
  6. Konektor.id mengirim konversi dari server ke LinkedIn lewat Conversions API. Hasilnya muncul di Log pengiriman.

Kode tracking Konektor.id juga memuat Insight Tag LinkedIn dari Partner ID yang Anda simpan. Anda tidak perlu memasang Insight Tag terpisah, kecuali halaman Anda sudah memilikinya.

Data yang dikirim ke LinkedIn

DataDipakai untukBentuk saat dikirim
li_fat_idMenghubungkan lead dengan klik iklan LinkedInApa adanya, tanpa hash
EmailMembantu LinkedIn mencocokkan orangnyaHash SHA-256 dari email berhuruf kecil
Nama depan dan nama belakangPencocokan tambahan bila datanya adaTeks biasa
Perusahaan dan kode negaraPencocokan tambahan bila datanya adaTeks biasa, negara dua huruf
ID eventMencegah penghitungan gandaSatu ID unik untuk tiap event
Nilai dan mata uangMenghitung nilai closingAngka dari lead, mata uang bawaan IDR
Nomor teleponTidak dipakaiTidak dikirim ke LinkedIn

Konektor.id mengirim data yang dimiliki lead. Lead tanpa email tetap bisa terkirim bila membawa li_fat_id.

Mengapa satu aturan konversi memengaruhi cara Anda mengatur status?

Konektor.id mengirim setiap konversi ke satu aturan konversi, yaitu aturan dari Conversion ID yang Anda simpan. Nama seperti QUALIFIED_LEAD atau PURCHASE di tabel hanya label di sisi Konektor.id. LinkedIn menilai konversi berdasarkan tipe aturan yang Anda buat di Campaign Manager.

Dampaknya nyata. Bila aturan Anda bertipe Purchase atau Add to Cart, LinkedIn menyatakan bahwa tiap event dihitung satu per satu. Lead yang melewati lima status bisa menghasilkan lima hitungan.

Pilih dulu tahap yang ingin LinkedIn hitung. Lalu buka kolom LinkedIn Ads di tabel Event per status lead dan pilih Tidak dikirim untuk status lain. Untuk bisnis B2B, pilihan umumnya Berkualitas atau Closing.

LinkedIn menyediakan tujuan optimasi Qualified Leads. Menurut LinkedIn, aturan konversi harus bertipe QUALIFIED_LEAD agar layak untuk tujuan itu, dan data lead berkualitas harus dikirim dalam 30 hari agar ikut optimasi. Tipe aturan dipilih di LinkedIn, tidak di Konektor.id.

Sekali untuk setiap nama event

Konektor.id mengirim tiap nama event bawaan satu kali untuk setiap lead. Berkualitas dan Hot memakai label QUALIFIED_LEAD pada tipe Penjualan. Status pertama yang tercapai terkirim, dan status kedua tampil Dilewati di Log pengiriman.

Aturan ini menjaga jumlah konversi tetap dekat dengan jumlah lead. Event yang Anda atur sendiri di tabel tidak mengikuti aturan ini.

Strategi kirim: Mode ketat atau Kirim semua

Mode ketat adalah bawaan. Mode ini mengirim lead yang membawa li_fat_id atau tercatat berasal dari iklan LinkedIn. Lead organik tampil Dilewati. Kirim semua mengirim semua lead yang memenuhi syarat. Anda memilihnya di Konversi, bagian Strategi kirim.

Pada Kirim semua, lead tanpa li_fat_id dan tanpa email punya peluang cocok yang kecil di LinkedIn. Mode ketat menjaga angka tetap bersih.

Apakah LinkedIn cocok untuk bisnis yang closing di WhatsApp?

Jawaban jujurnya: cocok untuk sebagian bisnis, dan tidak untuk yang lain.

Alur ini cocok bila pembeli Anda adalah perusahaan atau profesional, nilai transaksi besar, dan keputusan melibatkan beberapa orang. Bila negosiasi akhir terjadi di chat WhatsApp, Konektor.id menghubungkan klik iklan dengan tahap itu.

Alur ini kurang cocok bila Anda menjual produk murah ke pembeli umum dengan keputusan cepat. Biaya iklan dan audiens ditentukan LinkedIn, dan Konektor.id tidak mengubahnya. Pertimbangkan dulu apakah pembeli Anda memang berada di LinkedIn.

Apa yang tidak dikerjakan Konektor.id untuk LinkedIn?

  • Konektor.id tidak membuat atau mengubah kampanye LinkedIn Anda. Anda mengelolanya di Campaign Manager.
  • Lead dari Lead Gen Form LinkedIn tetap berada di LinkedIn. Konektor.id melacak lead yang datang lewat landing page dan WhatsApp.
  • Konektor.id tidak memilih tipe aturan konversi untuk Anda. Pilihan itu ada di LinkedIn.
  • Konektor.id tidak menggantikan laporan Campaign Manager. Angka di LinkedIn tetap menjadi angka iklan Anda.

Pertimbangan untuk siklus penjualan panjang

LinkedIn menyebut batas waktu yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan.

HalYang LinkedIn nyatakanYang dilakukan Konektor.id
Saat mengirimKirim konversi secepat terjadi, idealnya dalam sehariMengirim saat status lead berubah
Umur stempel waktuSampai 90 hariMelewati event yang lebih tua dari 90 hari
Jendela atribusiMaksimum 180 hari: 90 hari stempel waktu ditambah 90 hari jendela atribusi, untuk sebagian besar tipeTidak mengatur jendela ini. Anda mengaturnya di aturan konversi
Tampil di laporanSampai 72 jamMencatat hasil kirim di Log pengiriman

Artinya, ubah status lead saat tahap itu benar-benar tercapai. Status yang diubah berminggu-minggu kemudian membuat konversi datang terlambat bagi LinkedIn.

Bagaimana membaca hasilnya di Log pengiriman?

Buka Pelacakan & Iklan, lalu Konversi, lalu tab Log pengiriman. Pilih platform LinkedIn Ads untuk melihat event Anda saja.

Hasil punya dua lapis. Lapis pertama: apakah LinkedIn menerima permintaan. Status Terkirim menjawabnya. Lapis kedua: apakah LinkedIn mencocokkan konversi dengan anggota dan mengatribusikannya ke kampanye. Lapis ini ada di tangan LinkedIn. Campaign Manager menampilkan status aturan konversi, termasuk peringatan bila tingkat kecocokan rendah.

Hal yang sering muncul saat uji:

  • Lead uji tanpa klik iklan tampil Dilewati pada Mode ketat. Hasil ini wajar. Ia tidak berarti Konektor.id gagal.
  • Uji kirim memakai aturan konversi yang sama dengan pengiriman nyata. Event uji bisa tampil di laporan LinkedIn.
  • Status Terkirim tidak berarti iklan Anda sudah dihitung. LinkedIn butuh sampai 72 jam untuk laporan lengkap.

Kebijakan iklan

Iklan Anda tetap mengikuti LinkedIn Advertising Policies. Menurut kebijakan itu, pengiklan bertanggung jawab atas kepatuhan pada hukum privasi dan perlindungan data, dan iklan tidak boleh menargetkan berdasarkan data sensitif. LinkedIn juga menyarankan agar Insight Tag tidak dipasang di halaman yang mengumpulkan data sensitif.

Halaman ini tidak mengubah aturan itu. Konektor.id hanya mengirim data konversi yang sudah ada pada lead Anda. Tautan kebijakan ada di bagian Sumber.

Event apa yang terkirim ke LinkedIn Ads?

EventKapan terkirim
PAGE_VIEWSaat lead berstatus Lihat halaman atau Baru, misalnya saat pengunjung landing page menekan tombol Link WhatsApp. Nama ini hanya label di tabel Konektor.id.
CONTACTSaat status lead menjadi Dihubungi. Tipe kampanye Penjualan dan Leads memakai label yang sama.
LEADSaat status lead menjadi Merespons. Tipe kampanye Penjualan dan Leads memakai label yang sama.
QUALIFIED_LEADSaat status lead menjadi Berkualitas. Tipe Penjualan juga memakainya untuk Hot, jadi status kedua tampil Dilewati.
REQUEST_QUOTESaat status lead menjadi Proposal, Negosiasi, atau Faktur dikirim. Hanya tipe kampanye Penjualan yang mengirimnya, dan hanya satu kali untuk setiap lead.
PURCHASESaat status lead menjadi Closing. Event ini membawa nilai dan mata uang bila Kirim nilai konversi menyala. Mata uang bawaan adalah IDR.
Tidak ada event untuk LossSaat status lead menjadi Loss, LinkedIn tidak menerima apa pun.
Satu aturan konversi untuk semua eventKonektor.id mengirim semua event di atas ke aturan konversi dari Conversion ID Anda. Tipe aturan itu ditentukan di LinkedIn Campaign Manager, bukan oleh label di tabel.
Pilihan event Anda sendiriDi kolom LinkedIn Ads pada tabel Event per status lead, Anda bisa memilih label lain untuk tiap status, atau memilih Tidak dikirim.

Penanda klik: li_fat_id

Apa syaratnya?

  • LinkedIn Ads ditambahkan di Tracking Website, lengkap dengan Partner ID (PID), Conversion ID, dan Access Token.
  • Aturan konversi untuk metode Conversions API sudah dibuat di LinkedIn Campaign Manager. Conversion ID berasal dari aturan itu.
  • Access Token dibuat oleh akun yang bukan berperan Viewer di akun iklan, dengan izin rw_conversions dan r_ads.
  • Enhanced conversion tracking menyala pada Insight Tag Anda. Setelah menyala, LinkedIn menambahkan li_fat_id ke alamat tujuan iklan.
  • Script tracking terpasang di landing page, dan tombol WhatsApp memakai link Direct dari Link WhatsApp.
  • Nomor WhatsApp bisnis Anda tersambung ke Konektor.id, supaya chat bisa dicocokkan dengan lead.
  • Tim atau aturan mengubah status lead. Perubahan status itulah yang memicu pengiriman ke LinkedIn.

Apa batasnya?

  • Satu koneksi LinkedIn Ads menyimpan satu Conversion ID. Semua status yang dikirim masuk ke aturan konversi itu. Konektor.id tidak memilih aturan berbeda untuk tiap status.
  • LinkedIn menyatakan bahwa tipe Purchase dan Add to Cart menghitung setiap event satu per satu. Bila aturan Anda bertipe itu, kirim hanya status yang ingin Anda hitung, dan pilih Tidak dikirim untuk status lain.
  • Konektor.id tidak mengirim nomor telepon ke LinkedIn. Pencocokan memakai li_fat_id dan email. Lead tanpa keduanya bisa gagal dicocokkan LinkedIn.
  • Konektor.id membaca li_fat_id dari alamat landing page atau link Direct. Pada alur tanpa landing page, Konektor.id tidak punya kesempatan membaca li_fat_id.
  • Mode ketat adalah strategi bawaan. Lead yang tidak terbukti datang dari iklan LinkedIn tampil Dilewati di Log pengiriman. Hasil ini wajar saat uji tanpa iklan.
  • Konektor.id tidak mengirim event yang stempel waktunya lebih dari 90 hari. Event itu tampil Dilewati.
  • Konektor.id membuktikan bahwa LinkedIn menerima permintaan: baris LinkedIn Ads berstatus Terkirim. Kecocokan dengan anggota LinkedIn dan atribusi ke kampanye dinilai LinkedIn, dan LinkedIn menyebut laporan lengkap bisa butuh sampai 72 jam.
  • Uji kirim memakai aturan konversi yang sama dengan pengiriman nyata, jadi event uji bisa tampil di laporan LinkedIn.
  • Konektor.id mengirim tiap nama event bawaan satu kali untuk setiap lead. Event yang Anda atur sendiri di tabel tidak mengikuti aturan ini.
  • Konektor.id memuat Insight Tag, tetapi tidak mengirim konversi dari browser. LinkedIn hanya menggabungkan event Insight Tag dan Conversions API bila eventId-nya sama.
  • Konektor.id tidak menjanjikan biaya iklan lebih murah atau hasil iklan tertentu.

Untuk siapa cocok, dan untuk siapa tidak?

Cocok untuk

  • Bisnis B2B dengan nilai transaksi besar dan siklus penjualan panjang, yang menayangkan iklan LinkedIn ke landing page lalu menutup kesepakatan lewat chat WhatsApp.
  • Tim sales yang mengubah status lead dari Dihubungi sampai Closing, dan ingin tahap penting terkirim ke LinkedIn.
  • Tim yang bersedia memilih satu atau dua status untuk dikirim, supaya satu aturan konversi LinkedIn tetap bersih.

Tidak cocok untuk

  • Bisnis dengan pembeli umum dan nilai transaksi kecil, yang audiens utamanya tidak berada di LinkedIn.
  • Bisnis yang membutuhkan aturan konversi LinkedIn berbeda untuk setiap status dalam satu koneksi.
  • Bisnis yang mencari janji hasil iklan atau biaya per hasil tertentu.

Bagaimana cara memasangnya?

  1. Buat aturan konversi di LinkedIn

    Di LinkedIn Campaign Manager, buat aturan konversi untuk metode Conversions API. Aturan itu tampil di Measurement > Conversion Tracking. Catat Conversion ID-nya.

  2. Nyalakan Enhanced conversion tracking

    Di Campaign Manager, buka Measure > Signals manager > Insight Tag > Manage Insight Tag > Settings. Centang kotak enhanced conversion tracking, lalu simpan.

  3. Tambah LinkedIn Ads di Tracking Website

    Buka Pelacakan & Iklan > Tracking Website, lalu klik Tambah platform iklan. Pada pertanyaan Iklan Anda tampil di mana?, pilih LinkedIn Ads.

  4. Isi Partner ID, Conversion ID, dan Access Token

    Isi Nama Pixel, Partner ID (PID), Conversion ID, dan Access Token, lalu klik Simpan. Tanpa Conversion ID dan Access Token, Konektor.id tidak dapat mengirim konversi.

  5. Kirim satu event uji

    Pilih Uji kirim di menu baris LinkedIn Ads, lalu klik Kirim uji. Pesan Uji kirim berhasil berarti LinkedIn menerima event contoh itu.

  6. Pasang kode tracking di landing page

    Di Tracking Website, klik Lihat kode, salin kodenya, lalu tempel di bagian kepala semua halaman landing page Anda.

  7. Buat Link WhatsApp dan pasang tombolnya

    Buka Link WhatsApp, klik Buat Link, lalu tambahkan nomor tujuan. Pasang link Direct di tombol landing page. Jangan pakai link wa.me.

  8. Salin Template link iklan

    Di Tracking Website, buka Template link iklan dan pilih tab LinkedIn Ads. Isi Landing page, klik Salin, lalu tempel di kolom URL tujuan setiap iklan di Campaign Manager.

  9. Hubungkan nomor WhatsApp

    Buka Koneksi > Hubungkan WhatsApp dan pilih jalur nomor Anda. Setelah koneksi berhasil, chat dari landing page cocok dengan lead yang sama.

  10. Pilih status yang dikirim ke LinkedIn

    Buka Pelacakan & Iklan > Konversi. Pilih Tipe kampanye, lalu baca kolom LinkedIn Ads di tabel Event per status lead. Pilih Tidak dikirim untuk status yang tidak ingin Anda hitung, lalu klik Simpan perubahan.

  11. Uji dengan satu klik dari iklan

    Klik iklan Anda, kirim pesan dari tombol WhatsApp, lalu ubah status lead. Buka Konversi > Log pengiriman. Baris LinkedIn Ads berstatus Terkirim berarti LinkedIn menerima permintaan itu.

Berapa biayanya?

Mulai Rp199.000/bulan. Uji coba 14 hari.

PaketPer bulan
StarterRp199.000
ProRp499.000
EnterpriseRp1.999.000

Lihat semua harga

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu software tracking iklan LinkedIn untuk WhatsApp?

Software yang menyimpan penanda klik iklan LinkedIn pada lead yang chat lewat WhatsApp, lalu mengirim konversi ke LinkedIn saat status lead berubah. Konektor.id melakukannya untuk iklan LinkedIn yang mengarah ke landing page dengan tombol WhatsApp.

Apakah Konektor.id memakai LinkedIn Conversions API?

Ya. Konektor.id mengirim konversi dari server ke LinkedIn lewat Conversions API. Anda memberi Partner ID, Conversion ID, dan Access Token di Tracking Website. Konversi masuk ke aturan konversi dari Conversion ID itu.

Apa itu li_fat_id dan dari mana Konektor.id mendapatkannya?

li_fat_id adalah ID klik pihak pertama dari LinkedIn. Saat Enhanced conversion tracking menyala, LinkedIn menambahkannya ke alamat landing page. Script tracking Konektor.id membaca nilai itu dari alamat halaman, lalu menyimpannya pada lead.

Event apa yang dikirim Konektor.id ke LinkedIn?

Satu konversi untuk tiap status yang dipetakan: Lihat halaman atau Baru, Dihubungi, Merespons, Berkualitas, Proposal sampai Faktur dikirim, dan Closing. Status Loss tidak mengirim apa pun. Semua konversi masuk ke satu aturan konversi LinkedIn.

Apakah nomor telepon lead dikirim ke LinkedIn?

Tidak. Konektor.id mengirim li_fat_id, email dalam bentuk hash SHA-256, dan data lain yang dimiliki lead, seperti nama, perusahaan, dan kode negara. Pencocokan LinkedIn bergantung pada li_fat_id dan email.

Kenapa event LinkedIn saya berstatus Dilewati di Log pengiriman?

Penyebab paling sering: Mode ketat aktif, dan lead tidak membawa li_fat_id dari klik iklan LinkedIn. Penyebab lain: nama event itu sudah terkirim untuk lead tersebut, atau stempel waktu event lebih dari 90 hari.

Apakah LinkedIn cocok untuk bisnis yang closing di WhatsApp?

Cocok bila pembeli Anda adalah bisnis atau profesional, nilai transaksi besar, dan keputusan butuh waktu. Untuk penjualan kecil ke pembeli umum, audiens LinkedIn sering tidak sesuai. Uji dengan anggaran kecil sebelum Anda menambah belanja iklan.

Berapa lama sampai konversi tampil di laporan LinkedIn?

LinkedIn menyatakan bahwa pemrosesan butuh sampai 24 jam, ditambah sampai 48 jam untuk pelaporan, jadi total sampai 72 jam. Status Terkirim di Konektor.id muncul lebih dulu, saat LinkedIn menerima permintaan.

Apakah konversi bisa terhitung dua kali bila saya juga memakai Insight Tag?

Bisa, bila Anda membuat konversi Insight Tag sendiri untuk hal yang sama. LinkedIn menggabungkan dua jalur hanya bila eventId-nya sama, dan Konektor.id tidak mengirim konversi dari browser. Pakai aturan konversi terpisah untuk tiap jalur.

Langkah berikutnya

Sumber