UTM Parameters Guide

Panduan praktis penggunaan parameter UTM untuk tracking atribusi yang akurat di berbagai platform iklan. Gunakan template di bawah ini untuk memastikan data campaign Anda terekam dengan benar di Konektor.

Pentingnya Dynamic Macros

Setiap platform iklan memiliki "makro" unik yang secara otomatis mengisi nilai seperti nama campaign atau ID iklan.

Mengapa wajib pakai Dynamic Macros?

  • Otomatis & Akurat: Tidak perlu update manual setiap buat campaign baru.
  • Skalable: Satu template bisa dipakai untuk ratusan campaign.
  • Data Detail: Menangkap ID spesifik (campaign ID, ad ID) untuk reporting granular.
Jangan gunakan nilai statis seperti utm_campaign=promo_januari. Ini akan menyulitkan analisa jangka panjang. Selalu gunakan format makro seperti {{campaign.name}}.

Struktur UTM yang Direkomendasikan (Nama + ID)

Konektor menyimpan dua lapis data: snapshot nama untuk histori yang akurat, dan ID stabil untuk join ke spend/reporting lintas platform.

Gunakan kombinasi berikut:

  • UTM utama: utm_source, utm_medium, utm_campaign, utm_term, utm_content (isi dengan nama).
  • ID stabil: campaign_id, ad_group_id (atau adset_id untuk Meta), ad_id.
  • Snapshot nama: campaign_name, ad_group_name/adset_name, ad_name.
  • Opsional: creative_id, creative_name, site_source_name, ad_meta.

Wajib untuk ROAS per Campaign

Agar join spend ↔ lead akurat, parameter berikut wajib ada di URL iklan:

  • utm_campaign (nama campaign)
  • campaign_id (ID campaign)
  • ad_account_id (ID akun iklan)
  • utm_term + utm_content (untuk drilldown ad set & ad)

Parameter Lengkap yang Ditangkap Konektor

Gunakan parameter berikut untuk menangkap data paling detail yang saat ini dibaca Konektor:

  • UTM utama: utm_source, utm_medium, utm_campaign, utm_term, utm_content.
  • Click ID: gclid, wbraid, gbraid, fbclid, ctwa_clid, ttclid, li_fat_id.
  • ID akun & struktur iklan: ad_account_id, campaign_id, adset_id/ad_group_id, ad_id, creative_id.
  • Snapshot nama: campaign_name, adset_name/ad_group_name, ad_name, creative_name.
  • Meta/browser IDs: fbp, fbc, ttp.
  • GA4 session: ga_client_id, ga_session_id.
  • Konteks tambahan: site_source_name, ad_meta.

UTM adalah standar resmi Google Analytics. Parameter Click ID dan makro platform adalah parameter native masing-masing platform, sedangkan site_source_name dan ad_meta adalah konteks tambahan yang ditangkap Konektor.

Parameter GA4 Tambahan (Opsional)

Jika Anda ingin pelaporan GA4 lebih kaya, Google juga merekomendasikan parameter berikut untuk manual tagging:

  • utm_id
  • utm_source_platform
  • utm_creative_format
  • utm_marketing_tactic

Referensi resmi Google Analytics: https://support.google.com/analytics/answer/11242870

Contoh format umum (ganti macro sesuai platform):

?utm_source=meta&utm_medium=paid&utm_campaign={{CAMPAIGN_NAME}}&utm_term={{ADSET_NAME}}&utm_content={{AD_NAME}}&campaign_id={{CAMPAIGN_ID}}&ad_account_id={{AD_ACCOUNT_ID}}&adset_id={{ADSET_ID}}&ad_id={{AD_ID}}&campaign_name={{CAMPAIGN_NAME}}&adset_name={{ADSET_NAME}}&ad_name={{AD_NAME}}&creative_id={{CREATIVE_ID}}&creative_name={{CREATIVE_NAME}}&site_source_name={{SITE_SOURCE_NAME}}

Catatan:

  • Meta: gunakan adset_id + adset_name.
  • Google: gunakan ad_group_id + _adgroup (Custom Parameter).

Template per Platform

Template UTM dan makro platform dipisahkan ke dokumentasi masing-masing agar lebih jelas:

Setup Checklist

Sebelum menjalankan campaign, pastikan checklist berikut sudah terpenuhi:

  1. Format Sesuai: Cek apakah platform membutuhkan tanda ? atau tidak (lihat panduan platform di bawah).
  2. Hindari Duplikasi: Jangan menuliskan parameter yang sama dua kali (contoh gclid atau campaign_id) jika platform sudah auto-tagging.
  3. Click IDs: Pastikan parameter Click ID (gclid, fbclid, ttclid) ada di URL final. Ini krusial untuk fitur Offline Conversions.
  4. ID Stabil + Nama Snapshot: Pastikan campaign_id, ad_account_id, adset_id/ad_group_id, ad_id serta campaign_name, adset_name/ad_group_name, ad_name ikut terkirim.
  5. Test Link: Coba klik link iklan (Preview Mode) dan lihat apakah parameter muncul di address bar browser Anda.
  6. Konektor Debug: Cek di dashboard Konektor apakah parameter utm_source, utm_campaign, dan ID campaign terbaca dengan benar.

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Tim kami siap membantu Anda memaksimalkan tracking iklan dan atribusi bisnis.

Email Supportsupport@konektor.id
YouTubeYouTube

© 2026 Konektor. Seluruh hak cipta dilindungi.