WhatsApp & OperasionalOpt-in
Opt-in itu apa? Izin Menghubungi Pelanggan dan Cara Mencatatnya
Disebut juga: Izin Penerima, opt in, izin penerima, consent, persetujuan
Penjelasan singkat
Opt-in adalah izin yang diberikan seseorang agar Anda boleh mengiriminya pesan. Izin itu harus diberikan secara jelas dan sadar, bukan disimpulkan dari fakta bahwa Anda punya nomornya.
Cara meminta izin yang benar
- Katakan siapa Anda dan pesan apa yang akan dikirim.
- Katakan seberapa sering pesan akan datang.
- Minta tindakan yang jelas, misalnya menandai kotak atau membalas satu kata.
- Sediakan cara berhenti pada pesan pertama dan pada pesan berikutnya.
Yang perlu dicatat untuk setiap izin
| Yang dicatat | Kenapa |
|---|---|
| Siapa | Agar Anda tahu izinnya milik siapa |
| Kapan | Agar Anda bisa membuktikan urutannya |
| Lewat cara apa | Formulir, chat, atau kotak centang di checkout |
| Untuk jenis pesan apa | Transaksi saja, atau termasuk promosi |
| Kapan dicabut | Agar pengiriman berhenti segera |
Pertanyaan yang sering diajukan
- Kenapa opt-in penting untuk WhatsApp?
- Karena pesan yang dilaporkan penerima menurunkan kualitas nomor Anda, dan kualitas yang rendah membatasi kemampuan Anda mengirim pesan. Opt-in adalah cara paling murah menjaga nomor Anda tetap sehat.
- Apakah punya nomor pelanggan berarti sudah ada izin?
- Tidak. Nomor yang Anda dapat dari transaksi hanya memberi izin untuk hal yang berkaitan dengan transaksi itu. Pesan promosi butuh izin yang terpisah dan jelas.
- Bagaimana cara mencatat opt-in dengan benar?
- Catat siapa yang memberi izin, kapan, lewat cara apa, dan untuk jenis pesan apa. Simpan catatan itu selama Anda masih mengirim pesan kepada orang tersebut, dan hormati permintaan berhenti dengan segera.
Istilah terkait
Angka iklan Anda hanya seakurat data yang masuk
Konektor menangkap Click ID dan mengirim konversi yang terjadi di WhatsApp, telepon, atau toko fisik kembali ke platform iklan.
