GCLID itu apa? Click ID Google Ads dan Cara Memakainya
Disebut juga: gclid, Google Click Identifier, wbraid, gbraid
Penjelasan singkat
GCLID adalah Click ID milik Google Ads, yaitu kode unik yang Google tempelkan pada URL Anda saat seseorang mengklik iklan Google. Kode itu dipakai untuk mengirim konversi offline kembali ke Google, sehingga Google tahu klik mana yang menghasilkan penjualan.
Contoh
URL tujuan setelah klik terlihat seperti `konektor.id/?gclid=CjwKCAjw_abcdef123`. Nilai setelah tanda sama dengan itu adalah GCLID.
Kenapa GCLID penting untuk bisnis yang closing di luar website
Google hanya bisa menghitung konversi yang ia lihat. Penjualan yang selesai lewat telepon atau WhatsApp tidak ia lihat. GCLID adalah cara memberi tahu Google, beberapa hari kemudian, bahwa klik nomor tertentu ternyata menjadi penjualan sebesar nilai tertentu.
Yang harus dipastikan
- Penandaan otomatis aktif di akun Google Ads.
- Pengalihan URL tidak membuang parameter. Banyak pengalihan menghapus seluruh query string.
- Ketiga parameter disimpan, yaitu
gclid,wbraid, dangbraid. - Konversi dikirim sebelum batas umur habis.
- Nilai transaksi ikut dikirim, agar Google mengejar penjualan besar.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa bedanya gclid, wbraid, dan gbraid?
- Ketiganya menandai klik dari Google. `gclid` adalah bentuk umum. `wbraid` dan `gbraid` muncul pada kondisi tertentu di perangkat iOS ketika pengukuran per klik dibatasi. Simpan ketiganya, jangan hanya `gclid`.
- Kenapa GCLID saya tidak muncul di URL?
- Biasanya karena penandaan otomatis di akun Google Ads Anda mati, atau karena pengalihan URL di sisi website membuang parameternya. Nyalakan penandaan otomatis, lalu periksa apakah pengalihan mempertahankan seluruh parameter.
- Berapa lama GCLID bisa dipakai untuk mengirim konversi?
- Google membatasi umur GCLID untuk unggahan konversi, umumnya sekitar 90 hari. Kirim konversi lebih cepat daripada batas itu, jika tidak konversinya ditolak.
Istilah terkait
Panduan Konektor
Angka iklan Anda hanya seakurat data yang masuk
Konektor menangkap Click ID dan mengirim konversi yang terjadi di WhatsApp, telepon, atau toko fisik kembali ke platform iklan.
