Audiens & TargetingExclusion Audience

Exclusion Audience itu apa? Cara Membuang Audiens yang Salah

Disebut juga: exclusion, audiens pengecualian, exclude audience, pengecualian audiens

Penjelasan singkat

Exclusion audience adalah daftar orang yang sengaja Anda keluarkan dari sebuah kampanye, agar iklan tidak tampil kepada mereka. Contoh paling umum adalah mengecualikan pelanggan yang sudah membeli dari kampanye pencari pembeli baru.

Daftar yang biasanya perlu dikecualikan

KampanyeYang dikecualikanAlasan
Pencari pembeli baruPembeli 90 hari terakhirAnggaran tidak terbuang ke pelanggan lama
Promo perkenalanPelanggan aktifDiskon perkenalan tidak merusak margin
Retargeting keranjangOrang yang sudah bayarIklan tidak mengganggu pembeli
Semua kampanyeStaf dan pengujiData konversi tetap bersih
LookalikeDaftar sumbernya sendiriAnda tidak membayar untuk orang yang sudah ada

Kaitannya dengan pelacakan konversi

Pengecualian hanya bekerja jika platform iklan tahu siapa yang sudah membeli. Penjualan yang selesai di WhatsApp atau di toko fisik tidak diketahui platform sampai konversinya dikirim. Selama konversi itu tidak terkirim, kampanye pembeli baru Anda akan terus membayar untuk menjangkau pelanggan yang sudah Anda miliki.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa pengecualian sering lebih berdampak daripada penargetan?
Karena ia langsung memindahkan anggaran dari orang yang tidak akan membeli ke orang yang mungkin membeli. Menambah minat baru hanya melebarkan audiens; membuang audiens yang salah langsung menaikkan hasil per rupiah.
Daftar apa saja yang biasanya wajib dikecualikan?
Pembeli terbaru pada kampanye pembeli baru, pelanggan aktif pada kampanye promo perkenalan, staf dan penguji internal, serta daftar sumber Lookalike Anda sendiri.
Apakah pengecualian bisa membuat audiens terlalu kecil?
Bisa, jika Anda menumpuk banyak pengecualian pada audiens yang sudah sempit. Periksa perkiraan ukuran audiens setelah pengecualian dipasang, dan longgarkan jika kampanye tidak bisa membelanjakan anggarannya.

Istilah terkait

Angka iklan Anda hanya seakurat data yang masuk

Konektor menangkap Click ID dan mengirim konversi yang terjadi di WhatsApp, telepon, atau toko fisik kembali ke platform iklan.