Integrasi Platform Iklan & Offline Data

Memahami bagaimana Konektor menghubungkan iklan yang diklik pengguna dengan penjualan yang terjadi di bisnis Anda—baik itu di website, WhatsApp, maupun toko fisik.

Panduan ini menjelaskan konsep Click ID dan Customer Data Matching dengan bahasa yang mudah dipahami, serta cara menggunakan fitur Offline Import untuk melengkapi data tersebut.

Bagaimana Pelacakan Iklan Bekerja?

Agar platform iklan (seperti Meta, Google, TikTok) tahu bahwa iklan mereka berhasil menghasilkan penjualan, perlu ada "jembatan" data antara bisnis Anda dan platform iklan.

Konektor menggunakan dua metode utama untuk membangun jembatan ini: Click ID dan Data Pelanggan (User Details).

1. Konsep Click ID (Identitas Klik)

Bagian ini menjelaskan bagaimana sistem melacak satu klik unik dari iklan hingga terjadi pembelian.

Penjelasan Sederhana (Non-Teknis)

Bayangkan Tiket Parkir.

  1. Saat Anda masuk gedung parkir (Pengguna klik iklan), Anda mendapat tiket unik.
  2. Anda berbelanja di dalam gedung (Browsing di website).
  3. Saat Anda keluar (Membayar/Konversi), tiket itu discan.
  4. Pengelola parkir tahu persis jam berapa Anda masuk dan berapa lama Anda di sana.

Di dunia digital, Click ID adalah tiket parkir tersebut. Saat pengguna mengklik iklan, mereka diberi "kode unik". Jika mereka membeli, Konektor mengirimkan kembali "kode unik" itu ke platform iklan, seolah berkata: "Hei, pemilik tiket nomor 12345 baru saja belanja Rp 500.000!"

Penjelasan Teknis

Platform iklan menyisipkan parameter unik pada URL saat iklan diklik. Konektor menangkap, menyimpan, dan mengirimkan kembali parameter ini saat terjadi konversi melalui API (Server-Side Tracking).

PlatformNama Click IDContoh Parameter
Google AdsGCLID?gclid=CjwKCAjw...
Meta (Facebook)FBCLID?fbclid=IwAR0...
TikTok AdsTTCLID?ttclid=E_123...

Info Teknis

Click ID biasanya disimpan dalam first-party cookie selama 30-90 hari (tergantung platform), sehingga konversi tetap terlacak meski pembelian terjadi berhari-hari setelah klik iklan.

Pengaturan URL agar Click ID muncul otomatis dapat dipelajari di panduan UTM Parameters.

2. Matching Kualitas Data User

Terkadang Click ID hilang (misal: user ganti browser atau hapus cookie). Di sinilah Data Pelanggan berperan sebagai metode cadangan yang sangat kuat.

Konektor mengirimkan detail user yang telah diamankan (di-hash) untuk dicocokkan dengan database platform iklan. Semakin lengkap data, semakin tinggi Match Quality Score.

Data Prioritas Tinggi:

  • Email: user@budi.com
  • Phone: 62812345678

Data Pendukung:

  • Nama Depan & Belakang
  • Kota, Provinsi, Kode Pos
  • IP Address & User Agent Browser
Konektor secara otomatis melakukan Hashing (SHA-256) pada data sensitif seperti Email dan No HP sebelum dikirim ke platform iklan (kecuali Google Enhanced Conversions yang meminta hashing spesifik). Ini berarti data mentah pelanggan Anda tidak pernah bisa dibaca oleh pihak ketiga, hanya bisa "dicocokkan".

Cara Cerdas: Auto Feedback Conversion

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan import data secara manual (upload file), Konektor memiliki fitur Auto Feedback yang jauh lebih efisien.

Fitur ini memungkinkan Anda mengirimkan data konversi offline secara otomatis hanya dengan mengubah status lead di dashboard Konektor.

Mengapa Auto Feedback Lebih Baik?

  • Real-time: Konversi dikirim detik itu juga saat Anda mengubah status lead (misal dari "Follow Up" menjadi "Closing").
  • Akurasi Tinggi: Sistem otomatis menggunakan Click ID dan data user yang sudah terekam saat lead masuk pertama kali.
  • Tanpa File CSV: Tidak perlu repot rekap data Excel dan upload berulang-ulang.

Cara Mengaktifkan:

  1. Buka menu Leads di dashboard Anda.
  2. Klik pada lead yang berhasil closing.
  3. Ubah statusnya (misal ke won / Closing).
  4. Popup konfirmasi nilai konversi akan muncul (jika diaktifkan).
  5. Selesai! Data langsung dikirim ke Meta/Google/TikTok saat itu juga.
Gunakan fitur Offline Import (CSV) di bawah ini HANYA jika Anda memiliki data historis lama atau data dari sistem POS luar yang belum terhubung ke Konektor. Untuk operasional harian, gunakan Auto Feedback Conversion lewat menu Leads.

Fitur Offline Data Import (Manual)

Jika Anda tidak bisa menggunakan Auto Feedback (misalnya karena data penjualan berasal dari kasir toko fisik yang belum terintegrasi), Anda tetap bisa menggunakan fitur Import CSV manual.

Fitur ini memungkinkan Anda mengunggah data penjualan manual ke Konektor untuk diteruskan ke Platform Iklan.

Cara Kerja Offline Import

  1. Anda punya data penjualan (Excel/CSV) berisi Email/No HP pelanggan.
  2. Anda upload file tersebut ke dashboard Konektor.
  3. Konektor akan mencari: "Apakah Email/No HP ini pernah mengunjungi website sebelumnya dan punya Click ID?"
    • Jika Ya (Match): Konektor mengirimkan Konversi + Click ID + User Data (High Quality).
    • Jika Tidak: Konektor mengirimkan Konversi + User Data saja (untuk dicocokkan oleh platform iklan).

Format Data Import

Untuk menggunakan fitur ini, siapkan file CSV dengan format berikut:

ColumnWajib?Keterangan
phoneYes*Format internasional (62812...). Wajib jika email kosong.
emailYes*Email pelanggan. Wajib jika phone kosong.
valueNoNilai transaksi (contoh: 150000).
currencyNoKode mata uang (IDR, USD). Default: IDR.
event_timeYesWaktu kejadian (YYYY-MM-DD HH:mm:ss).
event_nameNoNama event (Purchase, Lead, dll). Default: Purchase.

* Minimal salah satu dari Phone atau Email harus ada.

Contoh CSV

phone,email,value,currency,event_time,event_name
62812345678,budi@gmail.com,150000,IDR,2026-01-22 10:30:00,Purchase
62898765432,,2500000,IDR,2026-01-22 14:15:00,Lead

Langkah Import di Dashboard

  1. Masuk ke menu Conversions > Offline Import.
  2. Klik Upload CSV.
  3. Pilih file Anda dan lakukan mapping kolom jika nama kolom berbeda.
  4. Klik Process.
  5. Cek status di Sync Logs untuk melihat apakah data berhasil dikirim ke Meta/Google/TikTok.

Troubleshooting Matching

Jika Anda melihat status "Low Match Quality" atau konversi tidak terhitung di platform iklan:

  1. Cek Format No HP: Pastikan selalu menggunakan kode negara (62, bukan 08).
  2. Kirim Secepatnya: Platform iklan memprioritaskan data terbaru. Usahakan upload data transaksi maksimal 24-48 jam setelah kejadian.
  3. Lengkapi Data: Jika memungkinkan, selalu sertakan Email DAN No HP bersamaan untuk akurasi tertinggi.
Sering melakukan import manual? Pertimbangkan menggunakan API Integration atau Webhooks untuk mengirim data offline secara otomatis dari sistem POS atau CRM Anda.

Langkah Selanjutnya

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Tim kami siap membantu Anda memaksimalkan tracking iklan dan atribusi bisnis.

Email Supportsupport@konektor.id
YouTubeYouTube

© 2026 Konektor. Seluruh hak cipta dilindungi.